Di era globalisasi ini pengetahuan makin berkembang dengan pesat. Terutama di bidang teknologi, teknologi berkembang pesat dan cepat. Makin banyak orang yang menemukan ide - ide kreatif di bidang teknologi. Bahkan ide – ide tersebut muncul dari generasi – generasi muda yang kemudian dikembangkan oleh para peneliti.
Salah satu ide tersebut adalah ide mengkonversikan denyut nadi menjadi arus listrik untuk digunakan sebagai charger ponsel. Ide ini ditawarkan oleh peneliti dari Stanford University yang diilhami dari ide sederhana seorang pelajar berumur 15 tahun di St Mark Senior Secondary School, India (salah satu peserta yang mendapat penghargaan dalam lomba IGNITE ‘09). Pulse Charger, demikian mereka menyebutnya, dianggap cocok untuk negara berkembang yang fasilitas listriknya masih kurang tetapi konsumsi ponselnya cukup tinggi. Pulse Charger ini adalah solusinya, karena Pulse charger cukup digunakan di pergelangan tangan karena denyut nadi paling mudah dideteksi di pergelangan tangan. (CHIP )
Masih banyak teknologi – teknologi yang di kembangkan oleh para peneliti dunia. Mereka terus mencari inovasi – inovasi baru untuk mengembangkan teknologi. Jadi teknologi keluaran lama dapat dijual kembali dengan fitur yang bervariasi dan beragam fungsi. Teknologi tidak akan berhenti pada satu karya tetapi akan terus berkembang.







